Daerah

Buka Pelatihan Imam dan Muzakarah Ulama di Limau Manis, Wako Fadly Amran Tekankan Penguatan Nilai Adat dan Agama

×

Buka Pelatihan Imam dan Muzakarah Ulama di Limau Manis, Wako Fadly Amran Tekankan Penguatan Nilai Adat dan Agama

Sebarkan artikel ini

infoAsatu – Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Imam Masjid/Musala dan Muzakarah Ulama se-Kenagarian Limau Manis di Aula Pendidikan Luar Biasa (PLB) Kampus IV Universitas Negeri Padang (UNP), Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan ini tak hanya berfokus pada peningkatkan kualitas serta kuantitas para imam masjid dan musala, tetapi juga merangkai agenda Muzakarah Ulama yang membahas tradisi keagamaan masyarakat setempat, seperti tradisi Manujuh, 40 hari, dan 100 hari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran memberikan apresiasi tinggi kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut. Ia menegaskan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata implementasi dari Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, yakni Sinergi Nagari melalui aktivasi dan optimalisasi peran Tungku Tigo Sajarangan dalam pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Geger Temuan Mortir di Jorong Mungka Tangah, Tim Gegana Langsung Turun Tangan

“Kegiatan ini merupakan implementasi Program Unggulan Sinergi Nagari. Kami berharap aksi nyata dari KAN Limau Manis ini menjadi pemicu dan motivasi bagi KAN lainnya di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.

Fadly juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau. Perda ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi Pemko Padang untuk terus mendukung pemeliharaan adat serta tradisi Minangkabau di tengah dinamika masyarakat modern.

“Perda ini hadir untuk memperkuat jati diri kita sebagai masyarakat adat. Kita berharap, meskipun Kota Padang berstatus lingkungan perkotaan, khazanah dan tatanan kehidupan bernagari tetap terpelihara dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KAN Limau Manis, Zulkifli Dt. Rajo Gumayang, menekankan pentingnya peran imam dalam melayani jemaah. Menurutnya, kepemimpinan seorang imam dalam salat berjemaah sangat menentukan kenyamanan serta kekhusyukan ibadah masyarakat.

Baca Juga  Satu Dekade Gowes Siti Nurbaya Adventure-X: Ribuan Pesepeda Padati Kota Padang

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Wardas Tanjung. Ia berterima kasih kepada Pemko Padang atas terbitnya Perda Penguatan Lembaga Adat tersebut yang dinilai mampu mengangkat marwah lembaga adat serta para ninik mamak.

“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 19 dan 20 September 2026. Hari pertama diisi dengan pelatihan bagi 40 orang imam masjid dan musala, sedangkan hari kedua dilanjutkan dengan muzakarah ulama,” jelas Wardas Tanjung.

Turut hadir dalam pembukaan acara ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Camat Pauh Yandry, unsur Forkopimca Kecamatan Pauh, serta para tokoh agama dan imam masjid/musala se-Kenagarian Limau Manis.

(*)