infoAsatu – Pesta olahraga terbesar di Ranah Minang, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026, resmi dibuka dalam sebuah upacara megah dan semarak di halaman Istana Gubernur Sumbar, Jumat (2/10/2026) malam.
Event olahraga bergengsi yang berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 ini kembali digelar setelah delapan tahun vakum. Porprov XVI diikuti oleh kontingen dari seluruh 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Kemeriahan pembukaan ditandai dengan parade defile atlet dari 19 daerah, penyerahan trofi piala bergilir, serta puncaknya penyalaan api obor oleh legenda angkat berat (powerlifting) Indonesia peraih tujuh kali gelar juara dunia, Nanda Telaumbanua.
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Tursandi Alwi, Ketua KONI Sumbar Hamdanus, serta jajaran jajaran Bupati, Wali Kota, Ketua DPRD, dan Ketua KONI se-Sumbar.
Kota Padang Targetkan Juara Umum, Siapkan Bonus Rp23 Miliar
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan optimisme tingginya agar kontingen Kota Padang dapat kembali mempertahankan predikat juara umum pada edisi Porprov kali ini.
Guna merealisasikan target tersebut, Pemko Padang mengirimkan kekuatan penuh sebanyak 1.132 atlet dan 338 ofisial, disokong alokasi anggaran sekitar Rp38 miliar—termasuk Rp23 miliar yang disiapkan khusus sebagai bonus bagi atlet peraih medali.
“Dukungan ini bagian dari strategi pembinaan atlet untuk mempertahankan prestasi Kota Padang. Kita ingin selalu juara, sehingga dukungan ini harus dimaksimalkan agar target juara umum Porprov dapat dipertahankan,” tegas Fadly Amran.
Ia menambahkan, capaian para atlet nantinya merupakan buah dari komitmen pembinaan berkelanjutan melalui program Padang Balomba, yang menjadi bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara untuk mengasah potensi generasi muda.
“Kami berharap pada Porprov ini, atlet-atlet Kota Padang mampu meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah,” harapnya.
Pijakan Menuju PON 2028 dan Penggerak Ekonomi Daerah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menekankan bahwa penyelenggaraan Porprov XVI 2026 memegang peranan strategis sebagai wadah penjaringan dan persiapan atlet Sumatera Barat menuju pentas nasional, khususnya Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB dan NTT.
“Dengan kita laksanakan Porprov di 2026 ini, kita punya waktu dua tahun untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi PON 2028,” ujar Mahyeldi.
Selain misi prestasi, Mahyeldi optimistis gelaran ini berdampak positif pada perekonomian lokal melalui keterlibatan sektor UMKM, pariwisata, dan partisipasi masyarakat di 12 kabupaten/kota yang bertindak sebagai tuan rumah bersama.
Sementara itu, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan rasa syukur atas kembali bergulirnya Porprov setelah penantian panjang.
“Alhamdulillah, di tengah berbagai dinamika yang terjadi di Sumatera Barat, khususnya dalam satu tahun terakhir, Porprov yang sudah delapan tahun tidak terlaksana akhirnya dapat kembali digelar hari ini,” tutur Hamdanus.
Ia melaporkan, Porprov Sumbar XVI melibatkannya sebanyak 8.794 atlet dari 19 kabupaten/kota. Para atlet akan bertanding di 53 cabang olahraga yang mencakup 1.049 nomor pertandingan dan tersebar di 54 lokasi (venue).
(*)













