infoAsatu – Pesona sejarah dan budaya Kota Padang kembali memikat wisatawan mancanegara. Kali ini, Kawasan Kota Tua di Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, sukses mencuri perhatian dua turis asal Jerman, Sabine dan Angelika, yang sedang melakukan penjelajahan di Pulau Sumatra.
Pada Sabtu (23/5/2026), kedua wanita ini terlihat asyik menyusuri sudut-sudut eksotis Kota Tua. Kota Padang sendiri dipilih sebagai destinasi penutup yang manis dalam rangkaian petualangan mereka di Indonesia sebelum bertolak kembali ke kampung halaman.
Selama dua hari mengeksplorasi ibu kota Sumatra Barat ini, Sabine dan Angelika mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan. Dengan bantuan agen perjalanan yang telah menyusun agenda mereka secara rapi, keduanya berhasil menyambangi sejumlah titik ikonik, mulai dari kawasan Kampung Cina hingga Jembatan Siti Nurbaya.
“Saya membaca beberapa informasi tentang Sumatra, dan saya pikir Padang adalah daerah yang sangat bagus. Karena itu saya merencanakan perjalanan ini untuk melihat semua hal baik di sini,” ujar Sabine dengan antusias.
Ia juga menambahkan kekagumannya saat berada di pusat bersejarah Kota Padang. “Kota tua ini bagus, kawasan yang menarik. Kami sudah melihat Kampung Cina di sini, lalu ingin pergi ke Jembatan Siti Nurbaya untuk melihat pemandangan,” imbuhnya.
Tidak hanya sekadar menikmati keindahan visual kota dan arsitektur tua, kedua turis Jerman ini juga menyelami kearifan lokal lewat kuliner. Pengalaman paling berkesan bagi mereka adalah saat berkesempatan mengikuti kelas memasak (cooking class) bersama warga setempat.
Secara langsung, Sabine dan Angelika belajar meracik bumbu dan memasak kuliner legendaris Minangkabau, termasuk rendang dan berbagai penganan tradisional lainnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Angelika. Ia mengaku sangat tersentuh dengan kehangatan yang diberikan oleh penduduk lokal selama mereka berada di Padang.
“Orang-orangnya sangat ramah, saya suka itu. Makanannya juga sangat enak di sini,” tutur Angelika sembari tersenyum.
Kunjungan wisatawan Eropa ini menjadi angin segar sekaligus sinyal positif bagi geliat sektor pariwisata di Kota Padang. Kehadiran mereka membuktikan bahwa Padang tetap memiliki daya tarik magis di mata internasional.
Momen ini juga menjadi pemanasan yang baik bagi Pemerintah Kota Padang yang tengah bersiap menyambut peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 pada bulan Agustus mendatang. Dengan promosi yang tepat dan pembenahan fasilitas, Padang diharapkan mampu menarik lebih banyak lagi turis asing di masa depan.
(*)













