infoAsatu – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi membuka perekrutan 60 orang “Penggerak Pilah” untuk memperkuat gerakan pemilahan sampah langsung dari sumbernya. Para petugas ini nantinya akan bertugas di lapangan selama 100 hari menyisir rute Layanan Pengelolaan Sampah (LPS) di berbagai kelurahan.
Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menyampaikan bahwa perekrutan ini merupakan bagian dari strategi Pemko Padang dalam mendisiplinkan dan merubah perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah tangga maupun tempat usaha.
“Filosofi awalnya adalah perubahan perilaku. Orang lebih terdorong untuk melakukan sesuatu apabila dia tahu bahwa apa yang dia lakukan itu diawasi dan dicatat. Selain itu, warga juga akan terdorong ketika melihat orang di sekitarnya melakukan hal yang sama,” ujar Fadelan di Kantor DLH Kota Padang, Senin (24/8/2026).
Dalam menjalankan tugasnya, Penggerak Pilah akan mendata rumah demi rumah untuk mengecek, mencatat, memantau, sekaligus mengedukasi warga. Pencatatan dilakukan secara mendetail, mulai dari rumah tangga yang sudah memilah sampah dengan benar, warga yang sudah memilah namun belum sesuai ketentuan, hingga warga yang belum melakukan pemilahan sama sekali.
Fadelan menegaskan, hasil pencatatan lapangan tersebut akan menjadi basis data Pemko Padang dalam menerapkan regulasi pembedaan tarif retribusi sampah di masa mendatang.
“Pemko Padang nantinya memiliki data konkret. Data ini menjadi dasar untuk menyusun perbedaan pemberlakuan tarif retribusi. Warga yang memilah sampah dengan benar tetap memperoleh subsidi, sedangkan yang tidak memilah akan dikenakan tarif penuh tanpa subsidi,” tegasnya.
Pada program ini, masyarakat diarahkan untuk menerapkan pemilahan sederhana menjadi dua kategori, yakni sisa makanan (organik) dan sampah lainnya. Sisa makanan ditempatkan terpisah untuk diangkut menggunakan ember khusus pada becak motor LPS, sementara sampah non-organik tetap dikantongkan secara terpisah.
Guna memuluskan gerakan ini, DLH Kota Padang juga mengandalkan sinergi bersama pengurus RT, RW, serta bank sampah di wilayah masing-masing.
Adapun 60 posisi Penggerak Pilah ini terbuka bagi kalangan mahasiswa atau lulusan perguruan tinggi yang komunikatif, teliti, jujur, terbiasa menggunakan smartphone/aplikasi, serta mampu membaca peta wilayah.
Masyarakat yang berminat dapat mendaftar langsung ke Kantor DLH Kota Padang atau memantau informasi selengkapnya melalui akun Instagram resmi @dlh_padang. Pendaftaran dibuka hingga Rabu, 2 September 2026.
(*)













