Daerah

Ketok Palu! APBD Perubahan Kota Padang 2026 Disepakati Naik Jadi Rp3,21 Triliun

×

Ketok Palu! APBD Perubahan Kota Padang 2026 Disepakati Naik Jadi Rp3,21 Triliun

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok. Diskominfo Padang

infoAsatu – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2026 resmi disepakati sebesar Rp3,21 triliun. Angka ini mencatatkan kenaikan signifikan sekitar 18,8 persen jika dibandingkan dengan APBD awal yang berada di angka Rp2,7 triliun.

Keputusan besar tersebut diketok dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan TA 2026, yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kota Padang, Sabtu (27/6/2026).

Prosesi penandatanganan nota kesepakatan bersama ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama dua Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye dan Osman Ayub, serta disaksikan oleh unsur Forkopimda, anggota dewan, pimpinan OPD, dan para pemangku kepentingan (stakeholders) terkait.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada legislatif atas tuntasnya pembahasan krusial ini. Menurutnya, seluruh tahapan penyusunan anggaran telah berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan Perubahan APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2026, yaitu penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Perubahan KUA dan Perubahan PPAS,” ujar Fadly Amran usai sidang.

Baca Juga  Tanah Terban Melanda Bukit Peti-Peti Padang, Satu Rumah Rusak Berat

Fadly menjelaskan, perjalanan dokumen anggaran ini dimulai sejak diserahkan ke DPRD pada 15 Juni 2026 lalu. Setelah itu, rangkaian maraton rapat kerja dilakukan secara intensif antara komisi-komisi dewan dengan perangkat daerah, hingga bermuara pada pembahasan final antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Terkait lonjakan postur anggaran yang mencapai Rp3,21 triliun, Fadly Amran memaparkan sejumlah agenda strategis dan skala prioritas yang akan dibiayai oleh APBD Perubahan tahun ini. Pemko Padang akan tancap gas untuk memulihkan dampak bencana sekaligus mengejar prestasi global.

Prioritas Utama APBD Perubahan Padang 2026:

– Event Olahraga: Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat.

– Infrastruktur & Kebencanaan: Penanganan pasca-bencana hidrometeorologi (banjir/longsor) yang melanda sepanjang tahun 2025 lalu.

– Sektor Budaya & Pariwisata: Pembiayaan Perayaan Hari Jadi Kota Padang.

Baca Juga  Momen Kesaktian Pancasila di Padang: Dari Pesan Persatuan Bangsa Hingga Penyerahan Padang Rancak Award 2026

– Target Internasional: Menggolkan misi besar mewujudkan Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia di bawah pengakuan resmi UNESCO.

“Selain poin-poin strategis itu, anggaran ini tentu dioptimalkan penuh untuk merealisasikan visi misi kejayaan Kota Padang yang sudah kita canangkan,” tegas Wali Kota.

Pasca-kesepakatan di tingkat paripurna ini, dokumen Perubahan KUA-PPAS bersama laporan akhir Banggar dan pandangan fraksi akan langsung dijadikan panduan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun Perubahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).

Pemko Padang bergerak cepat dengan menjadwalkan desk pembahasan RKA bersama seluruh jajaran perangkat daerah guna menyempurnakan draf rancangan.

“Rancangan Perubahan APBD TA 2026 ini kami jadwalkan siap disampaikan kembali kepada DPRD Kota Padang pada 3 Juli 2026 mendatang untuk memasuki tahapan pembahasan berikutnya,” pungkas Fadly.

Sidang Paripurna ini juga turut dihadiri oleh jajaran birokrasi utama Pemko Padang, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, serta Asisten Administrasi Umum Corri Saidan.

(*)